Nadine Angerer, Panggilan Untuk Arogansi Jerman


Seperti yang dilansir oleh uefa.com, kapten timnas putri Jerman Nadine Angerer juga berbicara soal kekecewaannya karena Jerman gagal di Piala Dunia Wanita 2011 dimana Jerman juga menjadi tuan rumah dari event besar 4 tahunan itu. Angerer juga mengkritik kualitas kiper putri saat ini yang selalu menjadi sorotan.

Image

Ada hal yang tidak biasa pada dua tahun yang lalu, Jerman adalah tuan rumah Piala Dunia 2011 dan menjadi tuan rumah tersukses untuk event sebesar Piala Dunia Wanita, namun Jerman harus gagal di babak perempatfinal setelah kalah dramatis dari Jepang di babak perpanjangan waktu dengan skor 1-0, selain itu Jerman juga harus absen di ajang Olimpiade 2012 di London, “banyak orang menyatakan bahwa beruntung kami absen di ajang Olimpiade, karena kami masih mempunyai reputasi tim yang baik”, kata Angerer.

Ia juga menambahkan bila masalah mentalitas tim juga menjadi masalah utama, Jerman saat ini juga dihuni oleh sejumlah pemain muda yang cukup bertalenta. Angerer juga yakin Jerman mampu mempertahankan gelar juara eropa sebanyak enam kali beruntun, namun Jerman harus bersaing dengan Perancis, Inggris serta Tuan Rumah Swedia pada tahun ini. “Jadi sangat penting bahwa setiap pemain bekerja keras untuk percaya diri, dan kemudian membawa kepercayaan ini ke dalam tim”, tambah Angerer.

Angerer mengakui bahwa banyak pemain muda yang sangat bertalenta untuk Piala Eropa Wanita 2013 seperti contoh Dzsenifer Marozsan, Leonie Maier yang saat ini tengah melejit, Luisa Wensing dan sebagainya, “Tetapi mereka semua sangat muda. Ini adalah generasi terbaik meskipun bagi saya mereka sangat jauh lebih baik”, lanjut Angerer.

Memang dimasa lalu posisi kiper di sepak bola wanita selalu menjadi bahan kritikan, namun Angerer mengatakan bahwa masih banyak waktu untuk berkembang. “Seperti di Amerika Selatan dan Asia posisi kiper tidak sepenting di Eropa, itu terjadi karena kiper disana belum dipromosikan dan dilatih dengan baik. namun di Jerman kami tidak perlu khawatir, karena kami punya bakat-bakat muda bertalenta”, kata Angerer. Saat itu Jerman hanya bergantung pada Nadine Angerer dan Silke Rottenberg. Berawal dari Piala Dunia Wanita 2007 di China, Angerer diberi kepercayaan untuk menggantikan Silke Rottenberg sebagai kiper utama dan ia menjadi kiper wanita pertama yang tidak pernah satu kalipun kebobolan disepanjang ajang Piala Dunia Wanita 2007.

Angerer akan menjadi kapten timnas putri Jerman pada ajang Piala Eropa Wanita 2013 di Swedia pada Juli mendatang dan Jerman siap mempertahankan gelar juara Eropa untuk keenam kalinya secara beruntun.

sumber: uefa.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s