Dua Hasil Buruk di Frauen Bundesliga, Masalah Kepemimpinan Melanda Kubu FFC Frankfurt


FFC Frankfurt kembali memecat pelatihnya musim ini, kali ini giliran Phillip Dahm setelah kalah 3-1 dari Freiburg serta hasil imbang yang cukup menyakitkan 1-1 dari USV Jena. Dahm juga dinilai harus bertanggung jawab atas dua hasil buruk di Frauen Bundesliga, Frankfurt mungkin memiliki masalah kepempinan terutama kepelatihan di tim utama sendiri setelah sebelumnya Frankfurt memecat Sven Kahlert akibat kekalahan 3-1 dari Essen pada September lalu.

Dig_48116

Tim Nasional Putri Jerman berada diperingkat kedua ranking FIFA, dibawah Tim Putri Amerika Serikat. Sekedar info, sebagian besar pemain timnas putri Jerman bermain di FFC Frankfurt seperti Bianca Schmidt, Babett Peter, Lira Bajramaj, Simone Laudehr, Melanie Behringer, kapten tim Nadine Angerer, Saskia Bartusiak, Svenja Huth, dan juga pemain muda Jerman keturunan Hungaria yang kini sedang melejit Dzsenifer Marozsan. Meskipun FFC Frankfurt tengah dirundung masalah hal itu jelas tidak berpengaruh dengan performa timnas putri Jerman terlebih setelah kegagalan yang cukup menyakitkan di Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman, selain itu Jerman masih memiliki sejumlah pemain yang muda dan juga bertalenta.

Jika Frankfurt kembali mengakhiri musim Frauen Bundesliga di posisi ketiga seperti musim lalu, jelas akan kembali menjadi masalah yang tak terelakkan. Namun untuk saat ini yang terpenting bagi FFC Frankfurt hanyalah satu, yaitu Tiket menuju Liga Champions Wanita musim depan, mereka harus bersaing dengan Turbine Potsdam bila Frankfurt ingin berkompetisi di UWCL musim depan.

Frankfurt harus introspeksi pasca pemecatan pelatih untuk kedua kalinya musim ini. Jangan hanya menyalahkan pelatih karena dua hasil buruk di Frauen Bundesliga, sebenarnya Frankfurt bisa memenangkan pertandingan meskipun tanpa seorang sosok pelatih utama. Phillip Dahm saat ini digambarkan sebagai sosok dibalik keretakan FFC Frankfurt, terlebih setelah ditinggalkan oleh dua bek andalannya Ali Krieger dan Sara Thunebro. Banyak orang yang menyalahkan Phillip Dahm dan juga Sven Kahlert dibalik kepindahan Sara Thunebro karena ia jarang diberi kesempatan bermain padahal di timnas putri Swedia Sara Thunebro bermain dengan cukup baik.

Fans Frankfurt sering kali menyalahkan Kahlert maupun Dahm karena masalah pemilihan skuad tim serta manajer Siegfried Dietrich. Terutama pada posisi kiper sering menjadi perdebatan oleh para Fans antara Nadine Angerer dan Desiree Schumann. Banyak fans lebih memilih Desiree Schumann karena menurut mereka Schumann butuh kesempatan lebih terlebih ia juga memiliki kans besar untuk masuk timnas putri Jerman. Sedangkan Nadine Angerer terkadang dipuja terkadang juga dicaci maki oleh banyak fans baik penampilan Angerer di Frankfurt maupun timnas Jerman. Padahal pengalaman dari Nadine Angerer masih diperlukan untuk timnas Jerman dan FFC Frankfurt terlebih Angerer juga menjabat sebagai kapten dikedua tim untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan. Musim lalu masalah yang paling parah adalah soal penyerang saat itu Frankfurt memiliki Jessica Landstrom serta Ana Maria Crnogorcevic namun kedua pemain ini jarang diturunkan oleh Kahlert karena ia memakai sistim “tiki-taka” ala tim Spanyol dimana strategi ini memainkan maksimal hanya satu penyerang atau sama sekali tanpa striker, hingga Jessica Landstrom kembali ke Swedia untuk bermain di Djurgardens IF lalu hijrah ke Goteborg FC. Bahkan musim ini Frankfurt merekrut tiga penyerang yakni Jessica Wich, Sandrine Bretigny serta Lise Overgaard Munk. Namun sayangnya hal tersebut sering kali tidak dimaksimalkan dengan baik oleh pelatih FFC Frankfurt Phillip Dahm dan juga pendahulunya Sven Kahlert meskipun memiliki skuad yang sangat mumpuni serta salah memposisikan pemain dengan posisi aslinya.

Manajer FFC Frankfurt Siegfried Dietrich dinilai sering campur tangan dalam masalah pemilihan skuad tim, dia selalu menjadi penguasa tim dan juga pengambil keputusan bagi klub FFC Frankfurt. Dengan persetujuan dari dewan klub ia terus mendatangkan pemain-pemain bintang setiap musimnya dan sementara itu pada saat yang sama ia gagal mengatasi krisis kepemimpiman di FFC Frankfurt, serta gagal menempatkan komposisi skuad tim dengan sesuai karakter pemain bukan selebriti.

Selain itu, ia telah gagal mengajukan banding pada waktu yang tepat kepada publik dengan tanggung jawabnya mengurus tim dan sebagian besar dipasarkan oleh Dietrich secara pribadi tidak secara umum. Itu yang membuat zona nyaman di tim nasional tampak sedikit terlalu nyaman dan juga terlalu dijamin oleh pelatih timnas wanita Jerman.

One thought on “Dua Hasil Buruk di Frauen Bundesliga, Masalah Kepemimpinan Melanda Kubu FFC Frankfurt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s