BERPACU HINGGA DETIK TERAKHIR – PEREBUTAN GELAR (PERDANA) FA WSL.1 MUSIM 2014


12 Oktober 2014 menjadi garis akhir pacuan menentukan juara kompetisi kasta tertinggi sepakbola wanita di tanah Ratu Elizabeth, Inggris. Tiga tim – Chelsea, Birmingham, dan Liverpool – mulai mengencangkan tali kekang kuda pacuannya masing-masing untuk menjadi juara di musim ini. Besar kemungkinan akan lahir juara baru, meskipun Liverpool Ladies dapat merengkuh juara lagi akan tetap ada “rasa” baru dengan raihan gelar mereka. Apakah mereka pantas mempertahankan gelar? Akankah dua biru jadi membiru? atau sebaliknya, salah satu dari mereka yang merebut gelar si Merah!

Kompetisi “rasa” Baru

clip_image002

FA membentuk Women’s Super League menjadi liga yang terpisah dan menempati strata teratas dan secara terpisah “menggantikan” Women’s Premier League sejak 2011 lalu. Layaknya franchise league seperti yang dibuat USSF, baik dalam kompetisi pria dan wanita (MLS dan NWSL juga terpisah dari NASL dan W-League) FA berharap sepakbola wanita lebih terakomodir dengan baik.

Singkat cerita, di akhir 2013 FA melakukan ekspansi sehingga terbentuklah dua divisi berurutan FA WSL 1 dan FA WSL 2 diatas FA Women’s Premier League yang terbagi antara Northern dan Southern. [konten mendalam sudah pernah saya bahas di twitter, Maret 2014 bersama @womensfootie_id] Ini yang membuat, even Liverpool Ladies berhasil mempertahankan gelar mereka akan “terasa” layaknya gelar perdana. Sebutan WSL sendiri masih lazim dipakai ketimbang WSL 1, namun sebagai pengamat haruslah paham bahwa WSL terbagi menjadi dua divisi.

Denyut Persaingan

clip_image004Tiga tim diatas memiliki banyak perubahan signifikan dibanding musim sebelumnya. Liverpool yang menjadi juara musim lalu tentu tak mau menyerahkan gelarnya – yang direngkuh usai mematahkan dominasi Arsenal bertahun-tahun – kepada Birmingham, atau terutama Chelsea.
Bagi Chelsea, merengkuh gelar (yang hampir pasti) tahun ini akan menjadi sweet revenge untuk dua tokoh yang hengkang dari ‘The Blues’ dan menjadi dalang kesuksesan Liverpool musim lalu. Siapa lagi kalau bukan si cantik Gemma Bonner dan gaffer Matt Beard. Keduanya dinilai penting bagi Chelsea, terlebih ‘Gembon’ yang hengkang November 2012 untuk mengarungi musim 2013 bersama eks-pelatihnya yang sudah terlebih dulu hengkang.

Bumbu persaingan mungkin tak terlalu berpengaruh di kubu ‘The Blues’ lainnya – Birmingham City. Namun, jika menengok “dendam” pada Liverpool di pertandingan terakhir kala mereka berjumpa di The AutoTech Stadium, 21 September lalu tak dapat terelakan. Kesalahan wasit Stuart Richardson yang mengesahkan gol Fara Williams dari titik kick-off selepas gol cantik Hannah Keryakoplis menjadi penyebabnya.

clip_image005

Ketiganya kini berada di atas klasemen, berebut dua tiket melaju ke UEFA Women’s League 2015/2016. Namun itu hanyalah hadiah tambahan dari gelar WSL 1 yang teramat penting. Harap-harap cemas; sembari menunggu yang lain tergelincir, Kemenangan adalah harga mati!

Manchester City Women’s vs Chelsea Ladies – Rebut Gelar!

clip_image006

Tim asuhan Emma Hayes akan bertandang ke Manchester Sportcity Regional Arena, kandang MCW di laga terakhir penentuan juara WSL 1. Tim tamu yang memiliki kans lebih besar dibanding dua pesaingnya – Birmingham City dan Liverpool – tentu ingin mengunci juara dengan sebuah kemenangan. Namun itu tidaklah mudah, tuan rumah sendiri akan bermain lepas dan ingin memberikan kemenangan laga terakhir di depan publik sendiri.

Berkaca pada pertemuan sebelumnya, Juli 2014 Chelsea berhasil menumbangkan Manchester City 2 – 1 lewat partai yang sengit. City bahkan unggul dahulu lewat Natasha Flint di menit 27 sebelum dibalikkan oleh Katie Chapman (’61) dan si cantik Jackie Groenen (’90). Kerap kali City melakukan “blunder” seperti ini, terlena dengan keunggulan di awal semata.

clip_image008Seperti yang terjadi minggu lalu kala bersua Birmingham City, dengan skor sama dan kejadian yang sama. Kemenangan Birmingham City minggu lalu, justru membuat Yuki Ogimi dan kawan-kawan seakan “tak bisa tidur nyenyak” karena kalau saja City berhasil menjaga keunggulan mereka, sudah pasti Chelsea memastikan gelar juara minggu lalu. Pelatih City, Nick Cushing nampaknya ingin membalaskan kekalahan mereka “Chelsea can win the league but we won’t be looking to do them any favours: we want to beat them” dan menekankan kado terakhir bagi pendukung setia mereka yakin Kemenangan.

clip_image010

Berbeda dengan Emma Hayes yang nampak ingin pasrah dengan hasil nanti malam “I’ve never cared about what any other team has been doing during the season and I don’t care this weekend” karena gelar juara sudah terasa dekat digenggam. Emma yang juga “menjelma” menjadi sosok Mourinho-nya Chelsea Ladies mengakui bahwa laga melawan City tidak selalu mudah.

clip_image012

Dua kali kemenangan di ajang FA Women’s Cup dan WSL tak serta merta membuka jalan mereka kala bertemu di Continental Cup dan harus kalah 1-0 dari City. Hal ini membuat “Derby London” (versus Arsenal) di final Continental Cup gagal terlaksana. “We lost to them in the semi-final of the Continental Cup recently and they have got that final to prepare for this week before our game. They have some very strong players and they will want to finish the season strongly. ” sesal kiper muda Chelsea, Marie Hourihan.

Prakiraan Pemain

Manchester City (3-4-3): 1. Karen Bardsley; 14. Nicki Harding, 6. Steph Houghthon, 23. Abbie McManus; 20. Georgia Brougham, 8. Betsy Hassett, 12. Jill Scott, 24. Kiera Walsh; 19. Natasha Flint, 9. Toni Duggan, 11. Isobel Christiansen.

Chelsea (3-4-3): 13. Marie Hourihan; 3. Hannah Blundell, 23. Laura Bassett, 5. Gilly Flaherty; 14. Jackie Groenen, 10. Ji So-Yun, 8. Rachel Williams, 16. Katie Chapman; 7. Yuki Ogimi, 16. Ana Borges, 9. Eniola Aluko

Prediksi : 50% – 50%

Birmingham City Ladies vs Notts County Ladies – Tiga Poin dan Akhir Bahagia!

sds

Diantara kedua kontestan, Birmingham City bisa saja mendapatkan kejutan tak terduga. Pasalnya jika menang mudah atas Notts saja mereka akan unggul dari Chelsea yang menemui jalan terjal bernama: Manchester City.

clip_image015

“We’ve just got to be positive really and concentrate on ourselves, and let the other results look after themselves,” tegas eks gelandang Liverpool, Hannah Keryakoplis. Namun nampaknya Birmingham akan menemui tantangan berarti dari anak asuh Rick Passmoor yang ingin mengulang kesuksesan mengalahkan ‘The Blues’ 0 – 2 di ajang Continental Cup.

Notts County Ladies FC v Arsenal Ladies FC - FA WSL 1

Notts County yang mengawali liga dengan berganti nama (dari Lincoln Ladies) mengharapkan tuah baru di musim ini, mereka mampu finish di posisi 5 (sementara) — satu tingkat lebih baik dari musim lalu. “There’s a really positive mood around the camp. We have had some good results over the last few weeks, which we’ve deserved.” jelas bek internasional Notts asal Skotlandia, Rachel Corsie.

Menarik melihat duel sengit kedua tim menyusul optimisme yang diusung pelatih tim tuan rumah, David Parker di akun twitter resminya @David27Parker

clip_image019

Perkiraan Pemain

Birmingham City (3-4-3): 1. Rebecca Spencer; 2. Chelsea Weston, 15. Aoife Mannion, 3. Kerrys Harrop; 4. Jessica Carter, 11. Josane Potter, 19. Abbeyleigh Stringer, 8. Remi Allen; 10. Karen Carney, 9. Kirsty Linnett, 14. Melissa Lawley.

Notts County (4-4-2): 1. Carly Telford; 30. Laura-Jane O’Neill, 12. Rachel Corsie, 15. Amy Turner, 8. Danielle Brogan; 11. Desiree Scott, 4. Katie Hoyle, 7. Jess Clarke, 14. Sophie Walton; 20. Aileen Whelan, 19. Fiona O’Sullivan.

Prediksi: 55% – 45%

Liverpool Ladies vs Bristol Academy Women’s – Permainan Terakhir: Habis-habisan!

clip_image020

Select Security Stadium, “Home of Liverpool Ladies” menjadi saksi bisu perjuangan Natasha Dowie dan kawan-kawan untuk merengkuh juara musim lalu. Di tempat ini, setahun kemudian mereka kembali dihadapkan dengan situasi yang lebih sulit dari sekedar: “Do or Die!” semata.

Liverpool akan bermain menyerang sejak awal dan memasukkan gol sebanyak-banyaknya mengingat lawan yang dihadapi diatas kertas merupakan tim lemah. Pada pertemuan 19 Juli lalu, bahkan anak asuhan Dave Edmonson takluk 1 – 3 di Stoke Gifford Stadium. Gol gelandang asal Wales, Natasha Harding di menit 74 seakan “hadiah” kecil dari gelontoran tiga gol The Reds yang diboyong Gemma Davison (’25), Katrin Ómarsdóttir (’42), dan sang kapten Gemma Bonner (’58). Keduanya sendiri baru dalam top-performance usai mendapatkan hasil baik di UEFA Women’s Champions League tengah pekan lalu. Liverpool berhasil taklukan wakil kuat asal Swedia, Linköpings 2 – 1 sementara Bristol melumat Raheny United asal Irlandia 4 – 0.

clip_image022

Optimisme dikubu tuan rumah nampaknya diyakini segala pihak termasuk pelatih Matt Beard “I am immensely proud of my players for their application and enthusiasm throughout the season as it has been a big challenge playing in such a competitive league as the reigning champions.” Jika dihitung secara matematis jika Liverpool menang (sementara Chelsea dan Birmingham City kalah) maka poin mereka dan Chelsea akan sama 26, ini yang membuat agretivitas gol keduanya berbicara. “The only thing we can focus on is winning our game,” imbuh gelandang asal Islandia, Katrin Ómarsdóttir.

clip_image024

Uniknya pertemuan mereka akan serupa-tak-sama karena akan menjadi laga di akhir liga yang dihelat di Select Security Stadium. Bek sekaligus kapten Bristol, Corinne Yorston menjanjikan hasil berbeda dari tahun lalu. “It’s a copy of last year when we played them last game of the season away, We’re going out there to get a win.”

clip_image026

clip_image028

Liverpool sendiri baru saja gagal mengamankan posisi juara, duel sengit 3 – 3 melawan Arsenal minggu lalu patut diacungi jempol, pasalnya mereka berhasil mengejar ketertinggalan dan mengamankan satu poin tandang. Sementara Bristol justru kalah 0 – 2 dari Notts County. Akankah keduanya “bermain mata” seperti keakraban kedua tim jelang laga UWCL tengah pekan lalu?

Prakiraan Pemain

Liverpool (5-4-1): 1. Libby Stout; 3. Martha Harris, 6. Lucy Bronze, 5. Gemma Bonner, 19. Corina Schröder, 2. Nina Pedersen; 10. Gemma Davison, 4. Fara Williams, 13. Amanda DaCosta, 20. Katie Zelem; 9. Natasha Dowie.

Bristol Academy (5-2-3): 1. Mary Earps; 5. Grace McCatty, 19. Jemma Rose, 3. Corinne Yorston, 4. Jasmine Matthews, 2. Loren Dykes; 16. Angharad James, 14. Sophie Ingle; 20. Natasha Harding, 7. Natalia Pablos, 10. Nicola Watts.

Prediksi : 60% – 40%

clip_image030

BT Sports sebagai kanal resmi yang menanyangkan laga WSL akan menyiarkan secara langsung laga-laga penentuan malam ini mulai pukul 20:00 wib. Partai Manchester City Women’s vs Chelsea Ladies sebagai sajian utama (karena kemungkinan besar penyerahan piala disana), plus dua partai lain sebagai laga tambahan.

Jangan lupa, teman-teman di @womensfootie_id tentu akan mencarikan link streaming bagi Anda yang antusias menikmati laga. Sementara, terlebih untuk laga Liverpool Ladies vs Bristol Academy Women’s akan saya livetweet dari akun pribadi saya, @stevenkurus.

Demikian dari saya Steven Danis untuk Women’s Football Community Indonesia.

** Penulis berdarah Flores – Jawa – Belanda, kelahiran Jakarta. Saat ini berstatus sebagai mahasiswa aktif S1 jurusan Filsafat. Menganggap sepakbola bukan hanya sebagai permainan semata, melainkan sebuah science yang berguna membangun masyarakat, terlebih Indonesia. Kontributor resmi Women’s Football Community Indonesia untuk sepakbola Amerika Serikat dan Inggris sejak beberapa bulan kebelakang. **

One thought on “BERPACU HINGGA DETIK TERAKHIR – PEREBUTAN GELAR (PERDANA) FA WSL.1 MUSIM 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s