Janggalnya Keputusan Nacho Quereda


1971124_w2

Spanyol baru akan memulai persiapan mereka di Piala Dunia Wanita 2015 pada bulan Februari 2015, dimana Spanyol akan menghadapi Austria dan Belgia pada 10 dan 11 Februari di Pinatar Arena, Murcia. Pelatih timnas Spanyol Ignacio Quereda baru saja mengumumkan 24 nama yang akan dibawa untuk melanjutkan persiapan mereka di Piala Dunia Wanita 2015. Banyak yang mengatakan bahwa keputusan pelatih berusia 64 tahun ini sangatlah janggal, dan memang sudah sejak awal ia akan mengamankan seluruh pemain yang ikut membawa Spanyol lolos Piala Dunia Wanita untuk kali pertama.

Berikut adalah 5 nama yang luput dari pantauan Quereda untuk mengisi jajaran skuad La Absoluta Spanyol:

1. Carol Ferez (Valencia CF)

clip_image002

Carol Ferez baru dipanggil ke timnas Spanyol sejak November 2014 untuk sesi kedua training camp timnas Spanyol di Laz Rozas. Dalam wawancaranya di Marca pekan ini, penyerang yang baru saja bergabung dengan Valencia dari Barcelona ini mengatakan bahwa Quereda sempat meragukan kemampuannya dan ia akan terus bekerja keras demi satu tempat di timnas Spanyol pada Piala Dunia Wanita 2015 di Kanada. Pekan lalu, penyerang berusia 23 tahun itu mencetak gol kemenangan Valencia atas eks klubnya Barcelona.

2. Marta Unzue (FC Barcelona)

clip_image004

Berdasarkan arsip di Diario AS, terakhir kali Marta Unzue dipanggil ke timnas Spanyol adalah pada bulan April 2010 silam. Kapten Barcelona ini adalah salah satu bek kanan terbaik di Liga Spanyol, ia juga seorang lynchpin di skuad Barcelona serta cerdas dalam memposisikan dirinya. Juga bagus dalam tekel bersih dan merupakan salah satu bek kanan paling lengkap di skuad Barcelona. Mungkin, Marta Unzue adalah salah satu pemain yang bisa memecahkan masalah skuad Spanyol terutama di posisi “fullback.” Namun, selama Quereda masih menjabat sebagai pelatih Spanyol, Unzue harus menunggu untuk kembali ke skuad Spanyol.

3. Maitane Lopez (UD Collerense)

clip_image006

Sebelumnya Maitane Lopez bermain di timnas U19 Spanyol pada Final U19 Euro 2014 di Norwegia, dimana saat itu Spanyol takluk 1-0 dari Belanda dan harus puas finis sebagai runner-up. Sebenarnya, Maitane ini agak terlambat saat masuk timnas U19 Spanyol, karena ia masuk di tempat terakhir untuk menggantikan Izaskun Leoz (Athletic Bilbao) yang mengalami cedera sebelum U19 Euro dimulai. Peluang Maitane untuk memasuki timnas Spanyol sebenarnya cukup terbuka, namun ia harus bersaing dengan Virginia Torrecilla (Barcelona) dan Nagore Calderon (Atletico Madrid), sehingga menjadi sulit gelandang bertahan berusia 19 tahun ini untuk memasuki skuad senior Spanyol. Di Liga Spanyol sendiri, ia sudah mencetak 6 gol dari 17 laga bersama UD Collerense musim ini. Kuat secara fisik, unggul dalam bertahan dan set pieces.

4. Willy (FC Barcelona)

clip_image008

Willy yang bergabung dengan Barcelona dari klub rival sekota Espanyol pada 2013 silam terakhir kali dipanggil ke skuad Spanyol pada Oktober 2014. Di Barcelona, ia salah satu penyerang terbaik musim ini setelah Sonia Bermudez. Sebenarnya tidak perlu diragukan lagi jika timnas Spanyol membutuhkan penyerang berusia 27 tahun ini.

5. Mari Paz Villas (Valencia CF)

clip_image010

Musim ini, Mari Paz mencetak 12 gol dari 17 laga di Primera Femenina bersama Valencia CF. Saat ini penyerang berusia 27 tahun ini berada diurutan kedua jajaran top skor Primera Femenina, dibawah Adriana Martin (Levante UD) yang mencetak 13 gol. Terakhir kali Mari Paz masuk skuad Spanyol pada April 2012, saat kualifikasi Euro 2013. Saat itu Spanyol menang 13-0 dari Kazakstan dan Mari Paz mencetak 7 gol pada laga tersebut sekaligus memecahkan rekor baru di UEFA Women’s Championship. Ada kemungkinan selama Quereda masih menjabat sebagai pelatih timnas Spanyol, Mari Paz akan sangat sulit untuk kembali ke skuad Spanyol.

Dengan segudang talenta yang ada di sepakbola wanita Spanyol, tak diragukan lagi Spanyol mendominasi turnamen level junior seperti U17 dan U19. Tahun 2014 lalu, Spanyol menjadi runner-up di Piala Dunia Wanita U17 dan runner-up U19 Euro , semuanya dibawah komando pelatih Jorge Vilda. Sayangnya tak jarang beberapa pemain-pemain muda bertalenta di Spanyol ini luput dari pantauan Ignacio “Nacho” Quereda. Momentum seperti laga ujicoba terutama menjelang Piala Dunia Wanita 2015, harusnya dimanfaatkan betul oleh Quereda untuk mencoba beberapa nama baru ke skuad Spanyol, bukan mempertahankan nama-nama lama. Bukannya mengkombinasikan nama lama dengan nama baru akan jauh lebih baik untuk menghadapi event seperti Piala Dunia Wanita ? Lebih baik membangun ulang skuad Spanyol dengan berisikan pemain-pemain berkualitas dibanding hanya melihat nama saja, sebelum terlambat.

Retno Nino – Mahasiswa Vokasi Akuntansi Semester 5 di Universitas Brawijaya Malang yang mencintai sepakbola wanita. 2011 adalah tahun awal mengikuti sepakbola wanita sampai menemukan banyak relasi dari banyak negara, karena itu akhirnya menjadi founder di womensoccerid.wordpress.com dan co-founder dari @womenfootie_id di Twitter. Fokusnya terpusat pada sepakbola wanita di Jerman, Australia, BeNe League, Skandinavia dan Spanyol. Temui di @theMiniNino untuk lebih jauh dan berdiskusi soal sepakbola wanita. Auf Wiedersehen !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s