Analisa Algarve Cup 2015: Jerman Perlu Berbenah Lagi!


Day 3 - AC201507

Jerman melalui Algarve Cup 2015 dengan finis diurutan ketiga setelah melalui partai balas dendam pada laga awal dengan mengalahkan Swedia 2-1. Menjelang Piala Dunia Wanita 2015 di Kanada, sering Jerman mengalami pasang surut pada skuadnya. Terlebih dengan banyaknya pemain yang cedera, seperti Luisa Wensing, Josephine Henning, Nadine Kessler, Saskia Bartusiak, Lena Lotzen, Bianca Schmidt, Melanie Behringer dan Pauline Bremer. Well, disini saya punya beberapa catatan untuk skuad besutan Silvia Neid selama Algarve Cup 2015, seperti berikut ini:

Kalah 4-2 Dari Swedia, Lini Pertahanan Mulai Bermasalah

Inilah masalah pertama yang mulai bisa ditangkap, absennya Josephine Henning dan Saskia Bartusiak yang masih cedera seolah Silvia Neid tidak memiliki alternatif lain untuk posisi bek kanan. Selama ini Silvia Neid lebih mempercayakan Annike Krahn sebagai bek tengah utama untuk timnas Jerman. Krahn tercatat sering melakukan kesalahan fatal selama Algarve Cup. Krahn bukan tipikal untuk memainkan bola box to box, tetapi sebenarnya dia lebih baik di “positionaly.” Walaupun Krahn nyaris selalu tampil buruk tiap berlaga bersama timnas Jerman, Silvia Neid belum juga ada pikiran untuk tidak memakai Annike Krahn untuk sementara. Ketika kalah dari Swedia 4-2, disebabkan lebih karena kesalahan tidak perlu dari Annike Krahn. Memang, Jerman unggul 2-0 hanya dalam waktu 5 menit lewat Dzsenifer Marozsan dan Simone Laudehr, tetapi setelah itu skuad besutan Silvia Neid mulai hilang arah setelah Caroline Seger membuka keran gol untuk Swedia. Tidak hanya Annike Krahn yang membuat kesalahan, tetapi ada juga beberapa blunder dari Nadine Angerer.

Menang 2-0 dari Tiongkok, Rotasi Dimulai

Silvia Neid merotasi skuad Jerman dengan memasukkan Almuth Schult sebagai pengganti Nadine Angerer, kemudian masuknya Tabea Kemme, Melanie Leupolz, Leonie Maier dan juga debut dari Lena Petermann di timnas senior Jerman dengan harapan kualitas skuad Jerman menjadi lebih baik. Jerman masih terlihat monoton saat mengalahkan Tiongkok 2-0, selain itu Silvia Neid juga salah memposisikan Melanie Leupolz. Leupolz tidak bisa dipaksa bermain sebagai gelandang bertahan, ia lebih spesifik ke CMF atau AMF, hasilnya Leupolz juga bermain dengan hasil yang jauh dari kata memuaskan. Gol kemenangan Jerman dari Tiongkok dicetak oleh Anja Mittag dan Alexandra Popp. Selain sebagai debut perdana Lena Petermann, laga ini juga menjadi debut pertama dari Margarita Gidion menggantikan Luisa Wensing. Sayangnya, Wensing harus absen 2 bulan karena cedera pada kaki kirinya setelah laga kontra Tiongkok hanya beberapa saat setelah menggantikan Annike Krahn. Laga ini juga merupakan debut dari Anna Blaesse di timnas Jerman.

Menang 3-1 dari Brasil, Sedikit Kemajuan Pada Skuad Transisi.

Jerman mulai menunjukkan perubahan saat mengalahkan Brasil 3-1. Silvia Neid kembali merotasi skuad Jerman dengan memasukkan Dzsenifer Marozsan menggeser Sara Daebritz, Alexandra Popp menggeser Anja Mittag dan Celia Sasic untuk menggeser Lena Petermann. Lini depan Jerman mulai lebih atraktif dengan duet Celia Sasic dan Alexandra Popp, lebih efektif dibanding memasukkan Anja Mittag. Alexandra Popp mencetak gol pembuka melalui sundulannya, sayangnya Jerman lagi-lagi kecolongan pada awal babak kedua lewat gol Bruna Benites sebelum Celia Sasic mencetak gol pada dua menit berselang dan Dzsenifer Marozsan mencetak gol penutup pada menit ke 56 memanfaatkan bola dari Celia Sasic.

Balas Kekalahan Dari Swedia, Jerman Amankan Posisi Ketiga

Pada laga perebutan tempat ketiga Algarve Cup, Jerman kembali bertemu Swedia setelah sempat dipermalukan 4-2 pada laga awal. Rotasi pada skuad Jerman-pun terus dilakukan oleh Silvia Neid dengan kembali memasang Anja Mittag dan Lena Petermann di lini depan Die Frauen Nationalmannschaft. Kesalahannya adalah dengan menempatkan Sara Daebritz di posisi gelandang bertahan, sama saja. Jerman sukses membalaskan kekalahan mereka 2-1 dari Swedia pada perebutan tempat ketiga Algarve Cup 2015. Anja Mittag membuka keunggulan Jerman setelah memanfaatkan assist Lena Petermann. Kemudian gol kedua lahir dari kaki Alexandra Popp melalui kerja sama antara Lira Alushi dan Celia Sasic.

Evaluasi:

Tidak hanya bermasalah pada lini tengah, kini Jerman juga mengalami masalah pada lini pertahanan mereka. Praktis dengan absennya Nadine Kessler, Silvia Neid harus mencari alternatif pengganti Kessler di lini tengah. Karena Neid tidak bisa memaksakan Daebritz dan Leupolz bermain di posisi Kessler. Kemudian masalah utama pada lini belakang ada di Annike Krahn. Tercatat hampir di setiap penampilannya bersama timnas Jerman, Krahn selalu bermain dibawah rata-rata dan membuat kesalahan tidak perlu. Sementara Marozsan perlahan tapi pasti kualitas permainannya mulai menunjukkan perubahan, akan lebih baik lagi jika ia bermain sebagai playmaker. Kemudian masuknya Alexandra Popp di lini depan Jerman, juga menambah daya dobrak. Ketika Kualifikasi Euro 2013, duet Marozsan-Popp juga cukup mengesankan dan inilah yang dibutuhkan Jerman ketika menghadapi Piala Dunia Wanita 2015 di Kanada pada musim panas nanti.

csm_51522-margarita_gidion_getty_486ac402ed

Sekedar untuk tahu saja, Margarita Gidion bukanlah seorang bek apalagi bek tengah. Gidion lebih spesifik sebagai pemain tengah seperti di SGS Essen saat ini, maupun saat ia masih sebagai pemain SC Freiburg. Gidion hanya bermain sebagai bek saat Piala Dunia Wanita U20 tahun lalu ketika tim U20 Jerman mengalami krisis bek. Otomatis Maren Meinert terpaksa mengambil langkah untuk memasang Rebecca Knaak dan Margarita Gidion sebagai sosok sentral di lini pertahanan. Gidion memulai debutnya di skuad Jerman untuk menggantikan Luisa Wensing yang cedera saat Jerman mengalahkan Tiongkok 2-0.

Sejatinya formasi ideal untuk lini belakang Jerman adalah dengan memasang Babett Peter, Josephine Henning sebagai bek tengah, duet Bianca Schmidt serta Leonie Maier diposisi bek sayap dan Almuth Schult sebagai kiper utama Jerman. Sementara untuk pengganti Nadine Kessler, mau tidak mau Silvia Neid harus memanggil Julia Simic yang baru saja pindah ke VfL Wolfsburg. Simic dan Kessler sebenarnya dari segi performa juga sama bagusnya. Simic sebelumnya juga pemain kunci Turbine Potsdam sebelum bergabung dengan Die Wolfinnen. Ada baiknya, Silvia Neid mengesampingkan Annike Krahn terlebih dahulu untuk mencoba satu atau dua bek tengah baru di skuad Jerman. Lebih disayangkan soal kiper Laura Benkarth, sejak dipanggil pada Oktober 2012 lalu, kiper SC Freiburg ini belum juga diberi kesempatan oleh Silvia Neid untuk memulai debut perdananya di skuad Jerman.

Selanjutnya, Jerman akan menghadapi Brasil di Fuerth pada 8 April 2015 pada laga uji coba. Patut ditunggu bagaimana perkembangan skuad Jerman selanjutnya bulan depan terutama pada lini belakang dan tengah dari skuad Jerman. Plus ada peluang comeback dari Josephine Henning, Bianca Schmidt, Melanie Behringer dan Pauline Bremer.

Oleh: Retno Nino (Twitter: @theMiniNino)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s