Pro dan Kontra Dibalik Steffi Jones


neid140_v-gseapremiumxl

Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) menggelar konferensi pers pada hari Senin (30/3) di Frankfurt, dan menginformasikan bahwa Silvia Neid akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas putri Jerman per 1 September 2016 atau setelah Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Keputusan Neid mundur ini memang mengejutkan, karena posisinya akan digantikan oleh mantan juara dunia 2003 Steffi Jones. Di Jerman, Steffi Jones populer karena posisinya lebih di keorganisasian dari DFB (asosiasi sepakbola Jerman), khususnya untuk sepakbola wanita. Jones juga menjadi penanggung jawab saat penyelenggaran Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman. Saat masih aktif sebagai pemain, Jones pernah memperkuat klub Amerika Serikat Washington Freedom dan juga klub besar Jerman FFC Frankfurt.

Berbicara soal pengalaman melatih, Jones sama sekali tidak memiliki pengalaman disini, dalam arti kata ia lebih spesifik dengan keorganisasian dibanding kepelatihan. Sementara itu banyak reaksi bermunculan khususnya di Twitter terkait dengan penunjukkan Steffi Jones sebagai pelatih baru Jerman per 1 September 2016. Banyak fans yang mengecam pihak DFB terkait dengan penunjukkan Jones, karena minim pengalaman dalam kepelatihan. Disisi lain sebenarnya banyak sekali pelatih berkualitas di Frauen Bundesliga seperti Ralf Kellermann, Thomas Woerle, Achim Feifel dan Thomas Obliers misalnya, serta pelatih U20 Jerman Maren Meinert yang sukses membawa U20 Jerman juara dunia sebanyak dua kali dan asisten Silvia Neid, Ulrike Ballweg.

10439_heroa

Sebenarnya berkaca dari pengalaman terdahulu, Jerman juga pernah melakukan hal yang sama di timnas sepakbola prianya. Saat itu DFB menunjuk Jurgen Klinsmann dimana saat pertama kali menukangi timnas Jerman menjadi awal karir kepelatihan dari Klinsmann sampai pada 2006 silam, Jerman meraih peringkat tiga di Piala Dunia 2006. Artinya, bukan hanya Steffi Jones saja yang menjadikan timnas Jerman sebagai awal dari karir kepelatihannya nanti atau biasanya orang beranggapan sebuah federasi sepakbola telah melakukan diskriminasi untuk masalah tersebut dan DFB tidak seperti itu pula saat ini, karena di timnas perempuan Jerman dari level U16 sampai level senior ditangani oleh mantan punggawa timnas sepakbola perempuan Jerman itu sendiri.

csm_57181-468146764_a6a265056f

Mengapa tidak Maren Meinert? Menurut Der Spiegel, Meinert sebenarnya sempat diberi tawaran untuk melatih timnas Jerman, namun ia menolaknya karena ia ingin lebih fokus bersama timnas U20 Jerman, untuk lebih banyak menelurkan bakat muda masa depan timnas Jerman. Mungkin hal inilah yang membuat DFB (Asosiasi Sepakbola Jerman) sepakat untuk menunjuk Steffi Jones sebagai suksesor “Frau Neid” tahun depan.

Menerawang masa depan timnas perempuan Jerman setelah Piala Dunia Wanita 2015, Neid masih punya sisa kontrak melatih timnas perempuan Jerman hingga September 2016, bisa diterawang juga bahwa Jones akan belajar dari Silvia Neid untuk sementara waktu. Apakah DFB selaku Asosiasi Sepakbola Jerman telah melakukan keputusan yang blunder? Untuk masalah ini, DFB memang berani mengambil resiko jika kita berkaca dari pengalaman Jurgen Klinsmann sebagai pelatih timnas Jerman saat Piala Dunia 2006. Artinya, Steffi Jones akan memiliki waktu untuk masa transisi dengan pekerjaan barunya dari yang sebelumnya di keorganisasian menjadi lebih terbiasa dengan posisi barunya sebagai pelatih timnas perempuan Jerman. Berbicara soal masa depan Silvia Neid, ia tidak akan keluar dari DFB karena Asosiasi Sepakbola Jerman ini telah menunjuk dirinya untuk bekerja di divisi pemandu bakat DFB untuk sepakbola perempuan per 1 September 2016.

Jika Jones tidak percaya diri untuk memasuki posisi barunya sebagai pelatih, jelas tidak mungkin juga ia menerima tawaran dari DFB untuk mengambil alih posisi Silvia Neid tahun depan. Bahkan ia sudah siap dengan pekerjaan barunya: “Saya tahu bahwa pekerjaan untuk melatih tim nasional perempuan Jerman adalah tanggung jawab yang besar, Namun, saya ingin mengambil tantangan ini,” ujar Steffi Jones kepada DW. Tugas pertama Steffi Jones sebagai pelatih timnas perempuan Jerman nanti adalah membawa Jerman mempertahankan gelar Piala Eropa 2017 di Belanda, cukup berat mengingat Jerman telah menguasai tanah Eropa sejak 1995 silam. Jerman juga mempertahankan gelar Piala Eropa 2013 di Swedia dan telah mengoleksi 8 gelar atau telah mempertahankan gelar Eropa sebanyak 6 kali beruntun.

a753e6e9-d6cd-11e4-acef-f80f41fc6a62

Jadi, apa yang harus kita nantikan setelah penunjukkan Steffi Jones sebagai pelatih timnas perempuan Jerman ini? Kita harus menunggu dan memberikan Jones sebuah kesempatan untuk membangun kekuatan baru di timnas perempuan Jerman mulai 2016, terlebih dengan komposisi skuad DFB Frauen yang komplit seperti sekarang. Rasanya, Jones hanya perlu untuk meneruskan apa yang telah dikerjakan oleh Silvia Neid, dan semoga saja akan ada lebih banyak darah muda di timnas Jerman terutama dari lulusan U19/U20 Jerman. Well, Viel Glück Steffi auf Ihren nächsten job!

Oleh: Retno Nino (Twitter: @theMiniNino)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s