[PROFIL NWSL 2015] BOSTON BREAKERS


1

Boston Breakers, salah satu klub tertua di dalam sejarah sepakbola wanita Amerika Serikat harus berada satu strip di atas tim ekspansi, Houston Dash yang menduduki posisi buncit klasemen pada musim lalu. Berbeda dengan musim sebelumnya dimana mereka mampu berada di peringkat 5. Apakah ini imbas kepergian beberapa bintangnya seperti Sydney Leroux? Jika dilihat sepintas permainan Breakers musim lalu menurun, kendati pelatih Tom Durkin juga sempat melakukan rotasi yang berakibat pada penurunan performa tim, contoh Kaylyn Kyle yang diplot sebagai bek sehingga “meminta pindah” ke Houston Dash. Bagaimana dengan musim ini? Apakah Breakers bisa lebih baik?

RANGKUMAN MUSIM 2014

20 Poin / 24 Laga (Peringkat Klasemen: 8)

Menang 6 kali – Seri 2 kali – Kalah 16 kali

Agretivitas Gol: -16 (Memasukan 37 Gol : Kemasukan 53 Gol)

SKUAD LENGKAP MUSIM 2015

Setiap tim hanya diizinkan autoritas NWSL mendaftarkan 20 pemain untuk kompetisi penuh dalam semusim. Kemudian 18 pemain akan menjadi jatah setiap klub yang digunakan di tiap pertandingan (11 starter + 7 cadangan)

untitled

[sumber: http://www.bostonbreakerssoccer.com – grafik disusun oleh Penulis]

WHO IS MISSED ?

Heather O’Reily

Heather O'Reilly

‘HAO’ menjadi sosok kunci keberhasilan Boston Breakers selama beberapa tahun, pemain yang di didik dari TarHeels ini menjadi langganan timnasita (tim nasional wanita) Amerika Serikat hingga saat ini merupakan sosok loyalis “The Blues” dalam dua format liga sepakbola wanita Amerika Serikat terakhir. Pukulan telak bagi Breakers yang kehilangan sosok kelahiran New Jersey tersebut mengingat akselerasi dari sayap kanan dan kepemimpinannya dibutuhkan bagi tim ini. Musim ini Ia bergabung bersama juara liga musim lalu, F.C. Kansas City. Saya pun memprediksi tenaga ‘HAO’ akan langsung dipakai di sisi kanan penyerangan Kansas City. Sebuah kehilangan berarti! karena O’Reilly sendiri mencatatkan 9 gol di musim lalu, menjadi pencetak gol terbanyak bagi tim.

Lianne Sanderson

Lianne Sanderson

Sosok striker yang lekat dengan rambut nyentriknya ini mengakhiri petualangannya bersama Boston Breakers dan memilih kembali ke Inggris untuk bergabung dengan klub raksasa, Arsenal. Sanderson yang telah melesakkan 10 gol dalam 41 penampilannya bersama Breakers selama dua musim menjadi striker yang cukup diperhitungkan, kehilangannya akan memberikan efek bagi lini depan “The Blues” namun menjadi berkat tersendiri bagi bek-bek yang kerap diteror Sanderson selama 5 tahun berkelana di Amerika Serikat. Sanderson sendiri merupakan pemain terbaik Boston Breakers pilihan fans pada 2013 lalu.

WHO TO WATCH ?

Kristie Mewis

Kristie Mewis

Jika O’Reilly memutuskan untuk berlabuh di F.C. Kansas City, sebaliknya Kristie Mewis tetap setia di Boston Breakers. ‘Mewie’ yang merupakan mantan punggawa Kansas City merupakan pemain serba bisa di sisi kiri, saya memprediksi kebintangannya akan kembali bersinar usai musim lalu tak tampil maksimal. Pemain yang sempat dipinjamkan ke Iga F.C. (Jepang) akhir musim lalu telah pulang dengan pengalaman baru dan mungkin gaya permainan baru. Menarik melihat aksi wanita yang kerap memainkan lidahnya di lapangan ini karena dilansir EqualizerSoccer.com, pelatih Tom Durkin dapat memainkannya sebagai winger kiri musim ini.

Bia

Bia

Kedatangan sosok bernama lengkap Beatriz Vaz e Silva ini memberikan warna tersendiri bagi Breakers. Usai mencatatkan double bersama Ferroviaria pada 2014 lalu dengan menggondol trofi juara Liga Brasil dan Piala Brasil, wanita kelahiran Sao Paolo ini dapat menjadi motor serangan di lini tengah, Bia sendiri pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat pada tingkat universitas sehingga dirinya mungkin akan lebih mudah beradaptasi ketimbang dua kompatriotnya Ketlen dari Centro Olimpico dan rekan setimnya dahulu, Rafinha. Keduanya sebenarnya diplot sebagai pengganti Andressa Alves dan Franciellle yang tidak jadi bermain bersama Breakers karena masuk dalam kamp atlet untuk Olimpiade di Rio de Janeiro 2016 mendatang.

PREDIKSI PERMAINAN DI 2015

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Boston Breakers berhasil mengawali musim dengan pre-season yang cukup baik, mereka berhasil mengalahkan timnasita Jamaika secara back-to-back dalam dua laga. Kedua laga yang berakhir 5 – 0 tersebut berdampak signifikan bagi perkembangan tim asuhan Tom Durkin yang melempem musim lalu.

Durkin berharap musim ini dapat lebih baik dari musim lalu, apalagi Breakers mencatatkan rekor terburuknya sebagai tim yang paling sering keboobolan yakni sebanyak 53 gol. Breakers pun memiliki pengalaman pahit di awal musim ini karena kehilangan dua pemain muda yang meninggalkan tim yakni Courtney Jones dan Jazmine Reeves yang mencari peruntungan di luar sepakbola. Reeves sendiri kini bekerja di Amazon.com ketika memutuskan untuk pensiun dini.

Prediksi Starting XI : Naeher; Wood, King, Whitehill, Pathman; Schoepffer, Bia, Mewis; Rafinha, McCaffrey, Ketlen.

Menurut hemat saya, permainan “Jogabonito” a la Brasil akan sedikit mewarnai Breakers tahun ini. Selain kedatangan trio pemain baru, nama Suzanne Pires yang bermain untuk tim reserve Breakers musim lalu bermain baik di pra-musim 2015 ini. Di setiap lini, terutama lini serang akan terlihat dampak pembaharuan dalam tim. Bia akan di plot sebagai pengatur serangan, sementara Ketlen dan Rafinha dapat menjadi duo berbahaya selain kemunculan pemain muda seperti Steph McCaffrey.

Kehilangan yang dirasakan Breakers ketika Women’s World Cup tidaklah begitu berpengaruh. Ketika Alyssa Naeher absen sebagai kiper ketiga USWNT, masih ada sosok Jami Kranich yang dapat menjadi saingan berat Naeher lantara Durkin mempercayakan posisi penjaga gawang utama pada pre-season lalu. Selain itu Ia juga melakukan beberapa eksperimen pada lini belakang Breakers. Ada tiga kandidat utama bek sentral. Duet Jullie King dan Cat Whitehill kemungkinan akan dipercaya, namun Kassey Kallman yang baru datang dari FC Kansas City akan mengganti kehadiran Whitehill yang akan absen pada WWC sebagai pundit di FOX Sport. Kallman sendiri bermain pada 18 pertandingan bersama Kansas City musim lalu sebagai seorang rookie.

Maddy Evans dan Mollie Pathman juga diplot sebagai bek kanan dan kiri pada laga pre-season lalu, mungkin Durkin membutuhkan pemain yang bisa diotak-atik seperti ‘Mewie’ untuk sisi sayap, baik kiri dan kanan. Selain Mewis, Kattie Schoepfer juga menjadi sosok kunci jika Boston Breakers ingin melaju mulus menuju babak play-off. Menarik melihat performa tim ini karena mereka menjadi salah satu tim yang tidak terganggu dengan absennya banyak pemain di Women’s World Cup. [sd]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s