Vero Boquete: “Spanyol Adalah Sebuah Tambang Dari Bakat-Bakat Pesepakbola Perempuan”


1429452372_extras_noticia_foton_7_1

Tanya (T) : Tiga timnas putri Spanyol (dalam berbagai kategori usia) berjuang untuk mendapatkan gelar pada musim panas ini. Apakah arti dari hal ini?

Jawab (J) : Ini adalah sebuah bukti bahwa kami berada dalam momen terbaik. Hingga saat ini kami telah meraih kesuksesan di turnamen usia muda, tetapi di tingkat senior kami belum melakukan lompatan ini. Kerja keras ini akan membuahkan hasil, kami unggul di semua kategori usia dan itu adalah hal yang bagi dunia sepakbola kami.

T : Hal apakah yang melatarbelakangi “boom” di sepakbola perempuan?

J : Ini adalah hasil dedikasi bertahun-tahun dari banyak orang, klub, pembinaan sepakbola usia muda, federasi sepakbola regional, kesuksesan kecil dari klub klub, tim nasional dan kesuksesan beberapa pemain secara pribadi.

T : Diantara kesuksesan pribadi, salah satunya adalah kesuksesan anda. Anda menjadi pionir dalam banyak hal dan pernah dinominasikan untuk meraih gelar Golden Ball , diantaranya.

J : Saya berusaha untuk membantu dunia sepakbola kami. Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah berada di tingkat tertinggi. Semakin banyak anak anak perempuan yang mencontoh saya, dalam hal saya yang berkarir di luar Spanyol dan bermain di tim nasional. Itu adalah sebuah motivasi ekstra.
T : Apakah meninggalkan Spanyol menjadi hal kunci bagi anda anda?

J : Saya yakin bahwa saya ingin menjadi pesepakbola profesional dan oleh karena itu saya meninggalkan Galicia dan akhirnya mengetahui bahwa Spanyol bukanlah tempat bagi saya. Saya ingin terus mencari tantangan dan bermain di tingkat tertinggi. Ambisi saya telah membuat saya berjuang untuk mendapatkan yang terbaik. Pengalaman itu (meninggalkan Spanyol) membantu saya ketika bermain dengan timnas saya.

T : Apakah timnas putri telah banyak berubah sejak tahun 2004, ketika mereka memenangi Piala Eropa U-19?

J : Ya, semuanya telah berubah. Keberhasilan ini telah membantu kami untuk mendapatkan lebih banyak publikasi di media.

T : Tapi masih ada kesenjangan dengan sepakbola laki laki

J : Sepakbola laki laki sangat jauh apabila dibandingkan dengan kami. Menyamai mereka adalah hal yang tidak terpikirkan. Kami ingin memperbaiki situasi kami, mendapatkan sesuatu yang adil, yang ada di cabang olahraga lain atau di sepakbola di negara lain.

T : Hal hal apakah yang dapat diperbaiki ?

J : Banyak hal. Di Spanyol tidak ada liga profesional, para pesepakbola perempuan masih bermain di lapangan yang buruk, bermain di jadwal yang buruk, hanya ada sedikit bantuan dari institusi atau federasi. Tidak ada peluang bagi ribuan anak anak perempuan yang mulai menekuni olahraga ini.

T : Apakah membentuk sebuah liga profesional akan membantu?

J : Hal yang mendasar adalah perubahan mentalitas masyarakat dan setelah itu, sepakbola perempuan akan menjadi hal yang normal. Masyarakat Spanyol masih memiliki mentalitas seksis dan mentalitas inilah yang membuat sulit untuk menerima perempuan yang bermain sepakbola. Ketika hal ini terjadi maka sponsor sulit untuk berkomitmen, klub klub kehilangan minat karena sepakbola perempuan dianggap “tidak menghasilkan”, media massa tidak mendukung kami karena kami tidak menarik begitu banyak orang dan orang-orang tidak datang untuk menonton karena media tidak mempublikasikan kami. Ini adalah sebuah lingkaran setan.

T: Meskipun demikian, sepakbola perempuan di Spanyol tak terbendung?

J : Di Spanyol kami memiliki banyak bakat. Kami tidak memiliki sebuah liga profesional dan meskipun demikian, kami menjadi juara Piala Eropa U-19 dan U-17, kami bermain pada putaran final Piala Dunia junior, kami tampil di Piala Eropa senior, dan kami akan bermain di Piala Dunia (senior). Jika kami lebih banyak mendapatkan dukungan, kami akan melakukan hal yang lebih baik untuk menjadi sebuah kekuatan besar dan berjuang untuk mendapatkan gelar.

T : Apakah Piala Dunia adalah hal kunci?

J : Semakin panjang perjalanan kami di Kanada, maka semakin banyak dukungan bagi sepakbola kami. Kami harus menikmati kompetisi ini tetapi dengan bersaing, lolos dari babak penyisihan grup, “membuat berita”, lolos lebih jauh, dan memimpikan hal hal yang besar . Semakin lama kami berada disana maka semakin banyak ruang (untuk publikasi) di media massa, semakin banyak orang yang akan datang dan akan ada lebih banyak anak perempuan yang ingin menjadi pemain sepakbola. Itu adalah komitmen kami.

Oleh: Wulan Kusuma Wardhani (@csi_wulan)

Sumber : As.com

About Wulan

Rebel, sports lover, amateur goalkeeper, urban cyclist, feminist, and environmentalist. Media worker. Stubborn, outspoken, and sarcastic. I like travelling (on budget) and reading article or books about politics, history, sports, and environment. Contact : wulanlunablog@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s