Profil Peserta Piala Dunia Wanita 2015 – Grup C: Jepang


nadeshiko

Piala Dunia Wanita FIFA akan segera dimulai, kali ini Kanada menjadi tempat perhelatan akbar empat tahunan tersebut. 24 negara dan 552 pemain akan bersaing menjadi tim dan individu-individu terbaik. Satu diantaranya adalah Jepang yang berstatus sebagai juara bertahan pada Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman. Jepang juga lolos ke Piala Dunia Wanita 2015 sebagai Juara Asia dengan mengalahkan Australia pada Piala Asia 2014 di Vietnam.

Pengantar

Jepang berstatus sebagai juara bertahan di Piala Dunia Wanita kali ini. Empat tahun silam, mereka sukses mengandaskan juara dunia 2007 Jerman di perempatfinal lewat perpanjangan waktu. Kemudian saat semifinal mengandaskan Swedia dalam waktu 90 menit. Lalu menjadi juara dunia pertama dari kawasan Asia setelah mengalahkan Amerika Serikat lewat adu penalti. Homare Sawa yang akan bermain di Piala Dunia Wanitanya yang ke-6 ini memborong gelar top skorer dan juga golden ball pada Piala Dunia Wanita 2011. Jepang sebelumnya gagal lolos dari fase grup dalam tiga Piala Dunia Wanita terakhir sebelum Juara Dunia pada tahun 2011 lalu.

JPN

Skuad Jepang di Piala Dunia Wanita 2015 [sumber: fifa.com]

Skuad Jepang sebagian besar sudah pernah merasakan gelar Juara Dunia pada tahun 2011 seperti Asano Nagasato, Yuki Ogimi, Kozue Ando, Homare Sawa, Aya Miyama, Aya Sameshima, Mihu Fukumoto dan Mana Iwabuchi contohnya. Empat pemain Jepang bermain di Frauen Bundesliga seperti Ogimi (Wolfsburg), Nagasato (Turbine Potsdam), Iwabuchi (Bayern) dan Ando (FFC Frankfurt). Kemudian Saki Kumagai bermain untuk jawara Perancis, Olympique Lyon dan Rumi Utsugi untuk Montpellier. Pengalaman sebagian pemain yang bermain di Eropa inilah yang juga menjadi nilai plus untuk Nadeshiko. Plus Nahomi Kawasumi juga pernah bermain untuk Seattle Reign sebelum kembali ke INAC Kobe Leonessa dan Aya Sameshima untuk Houston Dash sebelum mengalami cedera panjang.

Player to Watch

Aya Miyama

Hope Solo Aya Miyama Japan v USA FIFA Women OLT-QXubxgOl

Miyama sudah bermain sebanyak 149 kali untuk Nadeshiko Jepang. Peran gelandang Okayama Yunogo Bell ini juga cukup penting untuk lini tengah Jepang. Miyama pernah bermain di Amerika Serikat bersama Los Angeles Sol, Saint Louis Athletica dan Atlanta Beat sebelum kembali ke Jepang. Miyama menjadi kapten Nadeshiko pada Olimpiade 2012 London, dimana Jepang harus puas meraih medali perak setelah dikalahkan Amerika Serikat 2-1 di Wembley disaksikan sebanyak 80 ribu penonton.

Nahomi Kawasumi

naho

Winger INAC Kobe Leonessa ini memiliki peran penting untuk Jepang dalam misi mempertahankan gelar Piala Dunia Wanita tahun ini. Saat semifinal Piala Dunia Wanita 2011 silam, Kawasumi mencetak brace saat mengalahkan Swedia dengan skor 3-1. Kawasumi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga penggemar NWSL Amerika Serikat, terlebih saat ia bermain untuk Seattle Reign tahun lalu dengan mencetak 9 gol dari 20 kali penampilannya bersama runner-up NWSL 2014 itu.

Gaya Bermain dan Prediksi

Gaya bermain Sasaki sebenarnya lebih mengedepankan permainan umpan-umpan pendek cepat melalui dua sayap, sejak Jepang merilis rencana untuk mengembangkan sepakbola wanita pada tahun 2007 lalu. Ini juga diterapkan saat Jepang memenangi gelar Piala Dunia Wanita pada tahun 2011 dan perkiraannya, skema ini juga akan dipakai saat Piala Dunia Wanita 2015 di Kanada.

Sasaki akan memakai skema 4-4-2 dengan berisikan: Kaihori dibawa mistar gawang Nadeshiko. Kemudian lini pertahanan diisi oleh Kinga, Iwashimizu, Sameshima, dan Kumagai. Miyama, Kawamura, Sawa, dan Kawasumi masih menjadi pilihan dari Sasaki untuk lini tengah Jepang. Sementara lini depan tetap diisi oleh duet Ohno dan Ogimi.

women-098

Sulit memprediksi line up dari Sasaki, karena sering kali menggeser posisi antara pemain tengah dan belakang contohnya seperti Aya Sameshima yang bisa menjadi bek sayap, bek tengah atau bahkan sebagai gelandang bertahan. Kawamura juga yang biasanya bermain sebagai gelandang bertahan justru bisa digeser sebagai winger atau striker. Memang sebuah percobaan yang baik, tetapi bisa menjadi bumerang tersendiri seperti di Algarve Cup 2015, terutama saat takluk dari Perancis.

Beban Jepang di Piala Dunia Wanita tahun ini juga lebih berat karena statusnya adalah sebagai juara bertahan. JFA hanya menargetkan Jepang bisa mencapai final Piala Dunia Wanita 2015 walaupun Sasaki di setiap kesempatan ingin mempertahankan gelar walaupun ia tahu bahwa semua tim pasti ingin bisa menaklukkan sebuah tim juara. Inilah yang disampaikan Sasaski saat konferensi pers ketika akan bertolak menuju Kanada. Jepang diperkirakan bisa lolos dari Grup C sebagai juara grup, mengingat calon lawan mereka tidak memiliki pengalaman bermain di Turnamen Internasional. Laga pertama Jepang kontra Swiss dipastikan akan berjalan dengan seru, terutama sebagian pemain Swiss bermain di Frauen Bundesliga. [rn]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s