Brasil vs Spanyol: “Mengacaukan Brasil”


ESP-CRC31

Pertandingan antara Spanyol dan Brasil adalah versi lain dari David vs Goliath di sepak bola putri. Sebuah timnas pendatang baru di Piala Dunia dan “lebih lemah” menghadapi tim yang kuat dan berpengalaman. Namun, tim yang diasuh oleh Ignacio Quereda yakin bahwa mereka yang lemah akan mengalahkan yang kuat dengan senjata yang mereka miliki, layaknya yang terjadi di dalam “dongeng”. “Kami harus berusaha menang. Hasil seri adalah sebuah hasil yang baik, tetapi sebelum jalannya pertandingan diketahui, maka saya hanya berpikir untuk memetik 3 poin”. Itulah yang dikatakan Ainhoa ​​Tirapu, kiper timnas Spanyol.

“Saya pikir, mereka (Brasil) tidak akan lebih bersantai setelah menang 2-0 atas Korea Selatan pada pertandingan pertama karena jika anda bersantai, maka anda akan tersingkir”, tambah kiper Athletic Bilbao yang dipanggil dengan nama panggilan “Sensi”. “Sebagai seorang anak kecil, saya sering mengeluh karena harus menjadi kiper dan meminta agar rekan rekan saya tidak melepaskan tendangan keras. Mereka mengatakan bahwa saya adalah anak yang sensitif dan akhirnya muncullah kata sifat (Sensi) itu”, katanya.

“Brasil adalah tim yang sangat berbahaya, yang memiliki para penyerang yang sangat menentukan. Para bek sayap Brasil turut menyerang dan melepaskan passing dengan sangat baik. Mereka sering mengantisipasi tembakan. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan”, kata pemain yang memiliki gelar Sarjana Kimia. Ainhoa juga mengatakan mengenai “rumus” untuk mengalahkan tim La Canarinha. “Kuncinya adalah memanfaatkan aksi para bek sayap mereka yang sering membantu serangan, dengan merebut bola secara cepat. Kami juga memiliki pemain yang dapat menjadi penentu di sebuah pertandingan”, katanya.

Setelah “eksperimen yang salah” pada pertandingan pertama saat menghadapi Kosta Rika (menurunkan starting eleven yang lebih ofensif tetapi menempatkan para penyerang jauh dari ‘posisinya yang alami’), Quereda akan kembali ke menurunkan skema yang telah dipraktekkan sepanjang kualifikasi Piala Dunia, dengan menurunkan Virginia Torrecilla sebagai gelandang bertahan. “Untuk mengalahkan Brasil kami harus menghadapi pertandingan ini dengan sangat tenang dan dengan sangat cerdas. Kami harus bermain kompak dalam bertahan dan berusaha mengonversi peluang gol yang sempat kami sia siakan pada pertandingan pertama”, kata Quereda.

“Spanyol memiliki gaya permainan agresif, bermain sangat cepat dan memiliki individu-individu yang hebat. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit”, kata Valdao, pelatih timnas Brasil.

Mengetahui bahwa Brasil adalah tim yang diunggulkan dan bahwa “tiket” ke perdelapan final belum akan ditentukan hingga pertandingan terakhir, para pemain timnas Spanyol memiliki target yang jelas : “Kami akan bermain untuk menang. Kami datang ke Kanada untuk memimpikan hal hal besar dan kami akan melakukannya”, kata sang kiper, Ainhoa. [wkw]

Sumber: Marca.com

About Wulan

Rebel, sports lover, amateur goalkeeper, urban cyclist, feminist, and environmentalist. Media worker. Stubborn, outspoken, and sarcastic. I like travelling (on budget) and reading article or books about politics, history, sports, and environment. Contact : wulanlunablog@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s