PROFIL Frauen Bundesliga 2015/16: FFC Frankfurt


csm_73351-1.ffc_frankfurt_foto_35fa99450e

FFC Frankfurt menjadi juara Liga Champions musim lalu. Ini merupakan sebuah pencapaian istimewa mengingat terakhir kali skuad asuhan Colin Bell ini menjuarai Liga Champions pada tahun 2008. Kembali berbicara soal liga, sebagai pemegang juara liga terbanyak (1999, 2001, 2002, 2003, 2005, 2007, 2008), Frankfurt sempat telat panas setelah imbang 1-1 dari Bayern pada pekan pertama. Kemudian Frankfurt sempat takluk tiga kali dari Potsdam, Wolfsburg dan juga Bayern pada paruh musim lalu. Akibatnya, kinerja Colin Bell sempat menjadi sorotan utama karena sempat bermain tanpa game plan yang mumpuni. Meskipun finis di peringkat ketiga, Frankfurt tetap bisa bermain di Liga Champions karena statusnya sebagai juara bertahan musim lalu.

Catatan Musim 2014/15

53 poin / 22 laga (Peringkat Klasemen: 3)

Menang 17 kali / Seri 2 kali / Kalah 3 kali

Produktivitas gol: 74 gol / 19 kebobolan

Skuad Musim 2015/16

Rata-rata usia pemain di skuad FFC Frankfurt adalah 23,29 tahun dengan persentase jumlah pemain asing sebanyak 25%.

skuad ffc

(sumber gambar: framba.de)

Keterangan

Tor: Kiper

Abwehr: Bek

Mittelfeld: Gelandang

Angriff: Penyerang

Transfer Pemain 2015/16

Masuk:

Isabelle Linden (Bayer 04 Leverkusen)
Jenista Clark (SC Freiburg)
Theresa Franziska Panfil (Bayer 04 Leverkusen)
Jackie Groenen (Chelsea Ladies, FA WSL 1)
Emily van Egmond (Newcastle United Jets, Australia W-League)
Cara Bösl (FFC Frankfurt II)
Celine Rumpf (FFC Frankfurt II)
Ebru Uzungüney (FFC Frankfurt II)
Isabella Möller (Turbine Potsdam)
Sophie Schmidt (tanpa klub)
Yuki Ogimi (VfL Wolfsburg)

Keluar:
Jessica Fishlock (Seattle Reign FC, NWSL AS, per April 2015) *
Svenja Huth (Turbine Potsdam)
Bianca Schmidt (Turbine Potsdam)
Veronica Boquete (Bayern München)
Miriam Hanemann (TSV Schott Mainz)
Alina Ortega Jurado (Penn State University, Amerika Serikat)
Jessica Reinhardt (Amerika Serikat)
Stefanie Peil (?)
Kozue Ando (?)**
Kim Kulig (?)**
Celia Sasic (pensiun)

Catatan: Ando dan Kulig masih dalam proses rehabilitasi dari cedera mereka masing-masing

Who’s Missed?

Celia Sasic

2247572_w2

Sasic memutuskan gantung sepatu setelah Piala Dunia Wanita 2015 usai. Gelar individu Sasic juga sudah lengkap, dari top skorer Frauen Bundesliga selama dua musim beruntun bersama FFC Frankfurt, top skor Liga Champions dan juga top skor Piala Dunia Wanita 2015. Sasic gantung sepatu karena ingin menyelesaikan studinya dan juga kewajiban sebagai seorang wanita yaitu membangun sebuah keluarga. Dengan pensiunnya Sasic, jelas akan menjadi sebuah kehilangan terbesar di lini depan FFC Frankfurt.

Bianca Schmidt

csm_62149-Schmidt_Frankfurt_CL_Pokal_66346696ee

Schmidt memilih pulang kerumah bersama Turbine Potsdam setelah hampir tiga musim merantau di FFC Frankfurt. Salah satu kehilangan yang cukup telak bagi FFC Frankfurt mengingat kecepatannya sebagai bek kanan juga dibutuhkan oleh skuad asuhan Colin Bell. Bianca Schmidt sempat duduk di bangku cadangan pada awal musim karena masalah pada ototnya. Schmidt juga bisa dipasang sebagai pemain tengah.

Player to Watch

Simone Laudehr

FINALE-73

Sebelum mengakhiri musim 2014/15, Simone Laudehr memutuskan bertahan di FFC Frankfurt selama dua tahun kedepan. Tentu sebuah berita baik bagi Frankfurt karena ia merupakan salah satu pemain tengah terbaik yang dimiliki oleh Frankfurt. Laudehr juga sudah pernah merasakan manisnya gelar Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions dan juga DFB Pokal. Yang belum pernah ia raih adalah gelar Frauen Bundesliga yang masih terus ia kejar bersama FFC Frankfurt.

Sophie Schmidt

9952751

Frankfurt memang kehilangan Vero Boquete di sektor tengah, namun Sophie Schmidt siap menggantikannya. Schmidt sempat menganggur setelah tidak lagi memperpanjang kontraknya bersama Sky Blue FC. Gelandang berusia 27 tahun ini memiliki kelebihan di kaki kirinya dan bola-bola mati yang berbahaya. Setelah membawa timnas Kanada hingga perempatfinal, Schmidt memutuskan mengawali petualangannya di Jerman bersama FFC Frankfurt.

Gambaran Musim 2015/16

afp_20150514_190314105

Soal keputusan manajemen FFC Frankfurt memperbarui kontrak pelatih asal Inggris, Colin Bell sempat menimbulkan kontroversi karena strateginya. Namun saat memenangi gelar Liga Champions, publik kembali menaruh kepercayaan kepada Colin Bell. Kehilangan Celia Sasic, Bianca Schmidt, Svenja Huth dan Vero Boquete menjadi beberapa kehilangan yang berarti bagi skuad Frankfurt.

Namun Bell tidak mencemaskan itu. Karena ia langsung mengambil langkah dengan mendatangkan Jenista Clark dari SC Freiburg untuk menggantikan Bianca Schmidt. Kemudian sektor tengah, ada gelandang timnas Australia Emily Van Egmond dan salah satu punggawa timnas Kanada Sophie Schmidt. Menariknya, eks punggawa MSV Duisburg Jackie Groenen juga memilih kembali bermain di Jerman bersama FFC Frankfurt setelah sempat membela Chelsea Ladies. Frankfurt juga mendatangkan duo Leverkusen Isabelle Linden dan Theresa Panfil untuk menjadi alternatif pengganti Celia Sasic. Yang cukup mengejutkan adalah dengan direkrutnya Yuki Ogimi dari VfL Wolfsburg yang dinilai telah habis masa produktifnya setelah meredup di Wolfsburg.

ffc line up
Prediksi line up FFC Frankfurt

Anke Preuss dan Desiree Schumann akan terus memanaskan persaingan dibawah mistar Die Frankfurterinnen. Untuk lini belakang, Jenista Clark dan Kathrin Hendrich akan menjadi duo yang ideal untuk bek sayap Frankfurt. Kemudian Saskia Bartusiak, Peggy Kuznik dan Marith Priessen akan memanaskan persaingan untuk mengisi posisi bek tengah. Absennya Dzsenifer Marozsan diawal pekan Frauen Bundesliga bisa diorganisir oleh Jackie Groenen. Kemudian Kerstin Garefrekes, Simone Laudehr, Emily van Egmond dan Sophie Schmidt bisa dipertimbangkan untuk mengisi posisi tengah. Untuk lini depan, baik Isabelle Linden, Theresa Panfil ataupun Yuki Ogimi bisa menjadi alternatif untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Celia Sasic.

Dengan pilihan pemain yang semakin beragam di FFC Frankfurt. Seharusnya, Colin Bell bisa lebih leluasa untuk merotasi skuadnya. Apalagi dengan padatnya jadwal Frauen Bundesliga, DFB Pokal dan juga untuk mempertahankan gelar Liga Champions. Paling tidak, kesalahan yang pernah dilakukan pada musim lalu bisa lebih diminimalisir. Menarik untuk melihat seberapa jauh langkah yang akan dilakukan Colin Bell dan perubahan line up yang akan dilakukannya terlebih dengan semakin ketatnya Frauen Bundesliga musim ini.[rn]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s