PROFIL Frauen Bundesliga 2015/16: Bayer Leverkusen


10242_640x360

Hal yang menarik dari Bayer Leverkusen mulai musim ini adalah dengan menghilangkan kebiasaan mereka yang selalu mempertahankan 100% pemain Jerman di skuad mereka setiap musimnya. Ini terlihat jelas dengan masuknya kiper Italia Katja Schroffenegger dari Bayern Munich dan striker timnas Kroasia Kristina Sundov dari MSV Duisburg. Selain itu, skuad besutan Thomas Obliers ini juga mendatangkan bek tengan timnas Jerman Annike Krahn dari perantauannya di Paris Saint Germain. Mampukah Leverkusen bangkit dari masa kritis mereka musim lalu?

Rangkuman Musim 2014/15

20 poin / 22 laga (Peringkat Klasemen: 9)

Menang 5 kali – Seri 5 kali – Kalah 12 kali

Produktivitas Gol: 23 gol, 42 kebobolan

Skuad Lengkap Musim 2015/16

Sejatinya, komposisi skuad Leverkusen masih terbilang cukup muda yakni 21,74 tahun rata-rata usianya dengan persentase jumlah pemain asing sebanyak 8,70%. Musim ini mereka harus kehilangan sejumlah pemain kuncinya seperti Isabelle Linden dan Theresa Panfil yang mengikuti jejak Kathrin Hendrich ke FFC Frankfurt, dan juga Lisa Schmitz yang merapat ke Turbine Potsdam.

B04-01-vert

(sumber gambar: bayer04.de)

Keterangan

Tor: Kiper

Abwehr: Bek

Mittelfeld: Gelandang

Angriff: Penyerang

Transfer Pemain 2015/16

Masuk:

Annike Krahn (Paris Saint Germain)
Katja Schroffenegger (Bayern München)
Leonie Doege (youth team)
Jana Schwanekamp (FSV Gütersloh 2009)
Kristina Sundov (MSV Duisburg)
Frederike Kempe (FSV Gütersloh 2009)

Keluar:
Isabelle Linden (FFC Frankfurt)
Lisa Schmitz (Turbine Potsdam)
Theresa Franziska Panfil (FFC Frankfurt)
Nina Claassen (cuti)
Venus El Kassem (Werder Bremen)
Valeria Kleiner (?)

Who’s Missed?

Isabelle Linden

040713_0331

Striker yang sempat membela timnas Jerman pada Euro 2013 ini mengawali karirnya bersama SGS Essen sebelum bergabung dengan Leverkusen. Leverkusen harus kehilangan striker yang mempunyai insting didepan gawang seperti Linden. Musim lalu, striker berusia 24 tahun ini mencetak 6 gol dari 11 penampilannya di musim terakhirnya bersama Leverkusen. Praktis di lini depan Leverkusen saat ini hanya bertumpu pada eks Frankfurt dan Potsdam, Jessica Wich.

Lisa Schmitz

3032270_m1t1w800q75v16601_xio-fcmsimage-20150409093755-006002-55262c538ea0a-.00150781812e9785c0888abb6062a77bcb63a233

Schmitz sempat dipanggil ke timnas U20 Jerman sebelum Piala Dunia Wanita U20 2012 di Jepang, namun sayang ia harus menarik diri karena cedera. Schmitz sepakat bergabung dengan Turbine Potsdam musim ini. Padahal kemampuannya dibawah mistar gawang masih dibutuhkan di skuad Leverkusen.

Player to Watch

Annike Krahn

CGf9HlgXEAEYJvj

Krahn kembali ke Jerman dengan bergabung dengan Bayer Leverkusen musim ini setelah merantau di Perancis bersama PSG selama hampir tiga musim lamanya. Rasanya lini belakang Leverkusen akan cukup terbantu dengan pengalaman Annike Krahn di timnas Jerman dan tiga musim di PSG, dimana PSG sukses mencapai final UWCL musim lalu sebelum dikalahkan oleh Frankfurt dengan skor 2-1. Terlepas dari kontranya di timnas Jerman oleh para fans karena dianggap sudah melampaui masa produktifnya di timnas Jerman. Terlebih, Krahn yang selalu jadi langganan starting XI timnas Jerman ini sering membuat kesalahan fatal.

Rebecca Knaak

EDMONTON, AB - AUGUST 16:  Rebecca Knaak of Germany reacts after scoring a goal against Canada during the FIFA U-20 Women's World Cup Canada 2014 Quarter Final match between Germany and Canada at Commonwealth Stadium on August 16, 2014 in Edmonton, Canada.  (Photo by Kevin C. Cox - FIFA/FIFA via Getty Images)

Tak perlu diragukan lagi jam terbang Rebecca Knaak di skuad Leverkusen. Kapten timnas U19 Jerman ini pernah membawa U20 Jerman juara dunia U20 tahun lalu di Kanada dan mengantar Jerman melangkah ke semifinal U19 Euro tahun ini. Meskipun terdaftar sebagai pemain tengah, Knaak sebenarnya lebih sering bermain di posisi bek tengah baik di timnas U19 maupun di Leverkusen. Musim lalu, pemain kelahiran Adenau ini mencetak 1 gol dari 12 penampilannya bersama Leverkusen.

Gambaran Musim 2015/16

csm_50212-461673092_53fb786fe4

Masa transisi pada Bayer Leverkusen akan terus menghinggapi mereka, bahkan kemungkinan bisa lebih berat dari dua musim sebelumnya. Leverkusen harus kehilangan Linden, Panfil dan Schmitz yang selama ini menjadi kunci permainan Leverkusen. Dampak ini juga sudah terasa saat Kathrin Hendrich bergabung dengan FFC Frankfurt pada tahun lalu. Bahkan untuk lini depan, Leverkusen harus bergantung dengan Jessica Wich sebagai andalan utama.

Meskipun demikian, Leverkusen sudah sedikit terbantu dengan masuknya Annike Krahn, walaupun Krahn sendiri sudah melewati masa produktifnya. Krahn akan dibantu oleh Marisa Ewers, Anna Gasper dan Carolin Simon di lini tengah. Lini tengah sudah tidak terlalu masalah dengan pengalaman yang dimiliki oleh Turid Knaak yang tahun lalu sempat dipinjamkan ke Arsenal Ladies, kemudian Ramona Petzelberger yang bersinar di timnas U19 dan U20 Jerman beberapa tahun lalu. Merle Barth kembali harus absen panjang karena cedera ACLnya, ini berdampak luas pada lini belakang Leverkusen musim lalu.

line up leverkusen
Prediksi line up Leverkusen

Belum ada plan B dari Thomas Obliers mengingat banyaknya pemain yang hengkang serta cederanya Merle Barth. Hanya Annike Krahn, sebagai nama besar yang bisa didatangkan oleh Leverkusen. Jika tidak bisa melewati masa transisi mereka musim ini, maka jurang degradasi akan menghantui mereka kembali musim ini. [rn]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s