Apa Saja Yang Baru Di NWSL Musim 2016?


“Tim Baru, Pemain dan Pelatih Baru, Kebijakan Baru, dan tentunya Atmosfer Baru! Siap untuk menantikan kejutan di musim teranyar NWSL ?”

2016

Liga kasta tertinggi sepakbola perempuan di Amerika Serikat, National Women’s Super League akan menghelat musim keempatnya pada Minggu (17/4) pagi waktu Indonesia. Sebagai salah satu negara maju dalam percaturan sepakbola perempuan selama sedekade terakhir, Amerika Serikat tak pernah kehilangan pesonanya termasuk persaingan di dalam negeri. Kami akan membahas sedikit banyak informasi bagi teman-teman yang ingin mengenal atau mendalami lebih jauh tentang NWSL.

Menyambut tim terbaru, Orlando Pride F.C.

Musim ini NWSL akan diikuti oleh 10 klub setelah pada dua gelaran tahun sebelumnya, 2014 dan 2015, diikuti 9 tim. Pesatnya perkembangan sepakbola perempuan di Amerika Serikat sudah menjadi rahasia publik, namun beberapa tahun ke belakang banyak pihak menunjukkan keseriusan mereka “bermain” di sepakbola perempuan.

Salah satunya adalah manajemen Orlando City SC, klub teranyar Major League Soccer -liga kasta tertinggi sepakbola pria di Amerika Serikat- untuk membuat klub perempuan mereka sendiri.

NWSL yang mulai bergulir pada 2013 dengan 8 tim sebenarnya sudah memiliki tim yang berafiliasi dengan salah satu tim MLS yakni Portland Thorns yang “menginduk” pada Portland Timbers yang langsung menjadi juara di musim perdana liga.

Semusim berselang, giliran Houston Dynamo yang menelurkan klub perempuan mereka sendiri, Houston Dash. Menurut Jeff Plush, komisaris liga, dalam beberapa tahun ke depan jumlah klub yang akan berlaga di NWSL bisa saja bertambah.

Kita tahu sendiri bahwa baik di strata piramida sepakbola di Amerika Serikat tak mengenal sistem promosi – degradasi. Liga yang marketing-oriented ini membuat kita dengan mudah menemukan “tim-tim baru” yang bermunculan di kasta tertinggi liga.

OrlandoPride_MAIN

Kembali ke klub baru, Orlando Pride, yang nampaknya akan langsung menjadi ancaman baru di liga. Klub yang disokong kekuatan dana penguasaha asal Brasil, -yang juga menjadi pemilik Orlando City SC- Flávio Augusto da Silva, sudah mendatangkan beberapa pemain berkelas seperti Alex Morgan yang mengantarkan Portland Thorns juara di musim perdana NWSL tiga tahun lalu, dan eks striker potensial Bayern Muenchen Frauen, Sarah Hagen. Beberapa pemain berkelas tersebut siap dipoles oleh Tom Sermanni, eks pelatih tim nasional perempuan Amerika Serikat.

Persaingan akan semakin panas karena dua klub tersukses NWSL sejak beberapa musim lalu, FC Kansas City dan Seattle Reign FC akan terus berbenah. Kansas City menjadi juara di dua gelaran NWSL terdahulu, dan selalu menembus zona play-off sejak musim 2013. Sementara Seattle Reign menjadi pemimpin klasemen di dua gelaran NWSL terdahulu.

Beberapa tim yang sudah memiliki eksistensi di percaturan sepakbola perempuan di Amerika Serikat seperti Boston Breakers dan Chicago Red Stars juga berambisi untuk menyabet gelar juara di liga yang baru berumur empat tahun ini.

Kehadiran Orlando Pride sedikit banyak mempengaruhi komposisi pemain yang berlaga di NWSL musim ini. Untuk penikmat sajian olahraga khas Amerika Serikat pasti mengenal istilah draft, hal itu pun sama berlaku di sepakbola.

Sistem draft teranyar adalah expansion draft yakni dimana Orlando Pride mendapatkan semacam “hibah” pemain-pemain dari tim-tim NWSL terdahulu, tentu dengan keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak.

————————————————————————

Lantas bagaimana persaingan kesepuluh tim ini? Kenali mereka lebih jauh hanya di womensoccerid.wordpress.com dalam beberapa hari ke depan!

————————————————————————

 

 

 

Musim Keempat Yang Panjang dan Kekhawatiran Masa Depan Liga

National Women’s Soccer League adalah liga yang terbilang baru dibandingkan liga-liga top Eropa seperti Frauen Bundesliga Jerman atau D1 Feminin Prancis. NWSL sendiri sejatinya menjadi liga tertinggi sepakbola perempuan di Amerika Serikat setelah kebangkrutan WPS (Women’s Premier Soccer) di medio 2012.

Sejarah mencatat Amerika Serikat sudah memiliki empat format liga sejak W-League berdiri di 1995. Dua tahun setelahnya, sempat terjadi perpecahan di dalam struktur sepakbola perempuan Amerika Serikat sehingga menghasilkan WPSL di musim 1997.

Kedua liga ini menjadi liga kasta tertinggi hingga digantikan WUSA (Women’s United Soccer Association) di awal 2000.

The Atlanta Beat pose for a picture
ATLANTA – APRIL 12: The Atlanta Beat pose for a picture before the WUSA game against the Boston Breakers at Herndon Stadium on April 12, 2003 in Atlanta, Georgia. The Beat defeated the Breakers 6-0. (Photo by Erik S. Lesser/Getty Images)

WUSA yang menjadi liga kasta tertinggi sepakbola perempuan Amerika Serikat kala itu tak lepas dari peranan kesuksesan tim nasional perempuan Amerika Serikat yang berhasil menjadi juara di Piala Dunia Perempuan FIFA 1999.

Delapan klub yang berlaga mampu menghadirkan euforia tersendiri di tengah-tengah masyarakat Amerika Serikat, tetapi nahas WUSA hanya berusia 2 tahun saja akibat kesulitan finansial dan pengelolaan.

Beberapa tim yang sudah “kepalang basah” masuk ke dalam bisnis sepakbola perempuan ini kemudian berhasil survive bersama bangkitnya dualisme liga kasta tertinggi WPSL (Women’s Premier Soccer Leauge) dan W-League.

Hingga medio 2009 muncul Women’s Professional Soccer yang kembali muncul karena hype keberhasilan The White, Red, and Blue di Piala Dunia Perempuan FIFA 2007 dan Olimpiade musim panas 2008. Dan sama seperti yang diprediksi, WPS (dan WPS Elite yang batal digelar) hanya berjalan tiga musim saja sebelum bangkrut dan digantikan NWSL per 2013.

13336952-essay

Jika menengok sejarah, Penulis sebenarnya sedikit menyangsikan akankan NWSL berhasil bertahan di musim ketiganya? Ternyata bisa. Dan mereka dengan “sangat hati-hati” mempersiapkan musim 2016 ini.

Sama seperti musim lalu, musim ini akan berjalan dengan panjang karena akan sedikit terganggu dengan even Olimpiade musim panas. Sebagai penikmat, ketika beberapa pemain andalan bermain untuk tim nasional perempuan nya masing-masing, NWSL tak ubahnya liga tingkat mahasiswa. Hal itu sudah Penulis buktikan di musim 2015 lalu bertepatan dengan Piala Dunia Perempuan FIFA di Kanada (parahnya NWSL tidak ikut libur — berbeda dengan tahun ini)

Namun ada sedikit optimisme melihat beberapa tim baru yang akan ikut meramaikan NWSL dalam beberapa tahun ke depan. Semoga sinarnya bisa secemerlang Major League Soccer yang dalam beberapa tahun terakhir mampu menarik minat pasar Eropa dan Asia. Selain itu kesiapan finansial, pengelolaan klub yang membaik, dan atmosfer penonton yang sedikit demi sedikit tumbuh walau dipaksakan akan sedikit menghapus trauma masa lalu.

 

————————————————————————

Cukup demikian dulu perkenalan dengan NWSL dan persiapan menuju musim terbarunya di 2016, dalam beberapa hari ke depan kami akan menyajikan profil tim dan ulasan menarik lainnya.

Jika pembaca tertarik untuk mengenal NWSL lebih dekat silahkan klik http://www.nwslsoccer.com atau kita bisa sama-sama ngobrol dengan teman-teman dari komunitas Women’s Footie Indonesia baik di blog atau di twitter @womensfootie_id. Penulis juga dapat dihubungi di akun twitter @stevenkurus. #BAONPDX!!

————————————————————————

One thought on “Apa Saja Yang Baru Di NWSL Musim 2016?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s